Masalah Pokok dalam Penulisan Karya Ilmiah

Masalah Pokok dalam Penulisan Karya Ilmiah - Menyambung pada artikel sebelumnya yang berjudul Pengertian Karya Ilmiah Populer. Pada dasarnya, ada tiga masalah pokok dalam menulis karya ilmiah, yaitu:

Masalah Pokok dalam Penulisan Karya Ilmiah

1. Masalah Empirisme
Masalah empirisme yang dimaksudkan dalam persoalan menulis yang disebabkan oleh pengalaman di lapangan. Ada tiga pokok yang menyebabkan orang sulit membuat tulisan, yaitu keterbatasan penulis mengembangkan ide, pola tulisan kurang standar, dan kurang berbobot substansi tulisan.

2. Masalah Retorika
Retorika maksudnya adalah cara mengungkapan ide. Dalam bentuk tulisan, retorika ini mengacu pada jenis wacana. Setiap jenis wacana mempengaruhi secara jelas bentuk retorika, pilihan kata (diksi), dan tata bahasa yang digunakan penulis. Dalam aspek ini dikenal dengan jenis wacana yaitu narasi, deskripsi, eksposisi, argumentasi, dan persuasi. Perbedaan mendasar antara masing-masing jenis wacana tersebut meliputi empat hal yaitu teknik penyajian alasan (reasoning), teknik memilih urutan penyajian, teknik penggunaan diksi, dan teknik menerapkan gaya tulisan.

3. Masalah Linguistik
Masalah linguistik berarti masalah penguasaan bahasa. Dalam aspek ini ada empat hal yang dijadikan acuan yaitu sintaksis, gramatika, diksi dan kosa kata dan mekanik. Aspek sintaksis ialah kemampuan penulis dalam menyajikan ide dalam bentuk kalmat sederhana, kalimat majemuk, kalimat kompleks, dan kalimat majemuk-kompleks. Penulis harus menunjukkan penguasaan gramatika secara baik, benar dan standar. Kekeliruan menggunakan gramatika ini sangat mengganggu dan menghilangkan ide. Dari aspek pilihan kata, kekeliruan terjadi misalnya dalam penggunaan kata asing.

Referensi: 

- Dalman, Menulis Karya Ilmiah. Jakarta: PT RajaGrafindo, 2013.


Jangan cuma baca tapi komentar juga

Emoticon