Thaharah

Thaharah

Thaharah - Thaharah berasal dari bahasa arab yaitu الطهارة yang memiliki makna النظافة yang berarti bersih. Syaikh Zainuddin mendefinisikan Thaharah dalam Fath al-Muin.

الطهارة لغة النظافة والخلوص عن الدنس

“Bersuci secara bahasa yaitu bersih dan murni dari perkara kotor.”

Adapun secara syara’, sebagian ulama mendefinisikan Thaharah dengan ungkapan

فعل ما تستباح به الصلاةُ أي من وضوء وغسل وتيمم وإزالة نجاسة

“Melakukan sesuatu supaya diperbolehkan melakukan shalat. Maksudnya seperti wudhu, mandi, tayamum dan menghilangkan najis.”

Thaharah menjadi syarat dari beberapa macam ibadah. Maka dari itu bersuci menjadi masalah penting dalam syariat islam. Tata cara bersuci yang diajarkan islam dimaksudkan agar manusia menjadi suci dan bersih,baik lahir maupun batin.

Thaharah menempati kedudukan yang penting dalam ibadah. Setiap orang yang akan mengerjakan shalat dan thawaf diwajibkan terlebih dahulu bersuci, seperti berwudhu, tayamum, atau mandi.

  إِنَّ اللَّهَ يُحِبُّ التَّوَّابِينَ وَيُحِبُّ الْمُتَطَهِّرِينَ

“Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertaubat dan menyukai orang-orang yang mensucikan diri.” (QS. Al-Baqarah : 222)

Para ulama mendahulukan perkara yang berhubungan dengan ibadah, seperti tharah, shalat, dsb. Daripada perkara yang berhubungan dengan perdagangan. Karena ulama menganggap pentingnya perkara agama daripada perkara dunia.

Begitu juga bersuci, karena sesungguhnya bersuci itu kuncinya shalat. Telah diketahui bahwa ada sebuah ungkapan yang berbunyi :

الصلاة عماد الدين, فمن اقامها فقد اقام الدين ومن هدمها فقد هدم الدين

“Shalat itu tiang agama, maka barangsiapa mendirikan shalat maka ia sungguh telah mendirikan agama itu dan barangsiapa merobohkan shalat maka ia sungguh telah merobohkan agama.”

Referensi
- Fath al-Muin
- Fath al-Qarib
- Pondok Pesantren Al-Badar >> http://al-badar.net/pengertian-macam-dan-cara-thaharah/ <<


Jangan cuma baca tapi komentar juga

Emoticon